Cara Mengaksese Satelit NOOA
Satelit seri NOAA milik Amerika Serikat telah berevolusi dari beberapa peluncuran
untuk percobaan dan operasional, yang dimulai dengan peluncuran TIROS I pada tanggal
1 April 1960. NOAA adalah singkatan dari nama sebuah departemen pemerintah
Amerika yang bertanggung jawab atas pengendalian program diatas (the National
Oceanic and Atmospheric Administration). Satelit seri TIROS N/NOAA diperkenalkan
pada tahun 1978 dan berkembang ke generasi yang lebih maju dimulai dengan NOAA 8.
Status dari satelit-satelit tersebut terdapat pada daftar dibawah ini:
Program NOAA bertujuan untuk memberikan masukan yang mencakup seluruh bumi
secara berkesinambungan untuk membantu dalam membuat prakiraan dan pemantauan
cuaca. Akan tetapi, oleh organisasi-organisasi yang terdapat diseluruh dunia, data primer
seringkali dimanfaatkan untuk aplikasi sumber daya alam lainnya. Termasuk pemetaan
distribusi hujan salju, pemantauan terhadap banjir, pemetaan vegetasi, analisa
kelembaban tanah secara regional, pemetaan distribusi bahan bakar yang menyebabkan
kebakaran liar (wildfire fuel mapping), pendeteksian kebakaran, pemantauan badai gurun
dan macam-macam aplikasi yang berkenaan dengan gejala geografis, misalnya gunung
api meletus.
Data yang diperlukan oleh FFPCP diambil dengan sensor AVHRR (Advanced Very High
Resolution Radiometer) yang terpasang di satelit seri NOAA sejak NOAA 6, sedangkan
pada saat ini hanya NOAA 12 dan 14 memberikan data yang dapat dipergunakan untuk
pemantauan vegetasi dan pendeteksian kebakaran. Data dari NOAA 15 dan 16 akan
ditambahkan, bila piranti lunak untuk pengolahan data pendeteksian kebakaran dan
pemantauan vegetasi telah tersedia.
Perencanaan Orbit dan Penangkapan
Data Citra Satelit NOAA
Seperti yang telah dijelaskan pada bab yang terdahulu bahwa NOM tidak digunakan
dalam menangkap citra dari satelit NOAA, tetapi NOM hanya dapat digunakan dalam
membantu menginterpretasikan data citra satelit NOAA, sedangkan untuk melakukan
penangkapan citra NOAA tentunya digunakan piranti lunak yang lain seperti piranti
lunak NOAA Capture.
Beberapa fungsi dari piranti lunak NOAA seperti untuk menampilkan, memproses dan
menginterpretasikan citra NOAA sehingga menghasilkan koordinat titik api, mengexport
dan mengimport citra NOAA, tidak akan dibahas lagi pada lampiran ini, karena hal
tersebut telah digantikan atau telah dijabarkan pada NOM. Sedangkan beberapa fungsi
dari piranti lunak NOAA lainnya seperti untuk melakukan perencanaan dan
memperbaharui data orbit satelit serta untuk mengkalibrasikan antena akan diuraikan
seperti yang di bawah ini.
Untuk memulai menggunakan piranti lunak NOAA, dapat dilakukan dengan hal seperti
biasanya yaitu dengan mengklik tombol Start lalu pilih Programs dan pilih NOAA. Pada
menu NOAA ini mempunyai beberapa pilihan sub-menu yang salah satunya adalah orbit
plan . Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar
Perencanaan Orbit (Orbit Plan)
Menu orbit plan adalah menu yang berfungsi dalam melaksanakan rencana penangkapan
data satelit NOAA yang melintas pada suatu area. Rencana penangkapan data satelit ini
bisa dilakukan sampai beberapa hari kedepan dan rencana penagkapan tersebut akan
tersimpan pada menu orbit plan. Menu orbit plan ini seperti yang ditunjukkan pada
gambar 2 dibagian atas.
Menu orbit plan terdiri dari beberapa sub-menu seperti Orbit, region, view dan Help.
Pada sub-menu orbit dapat dilakukan rencana penagkapan yang pertama (first), rencana
penangkapan selanjutnya (next) atau rencana penangkapan sebelumnya (previous) dan
menyimpan rencana penagkapan (save). Untuk mengaktipkan sub-menu ini, bisa juga
dilakukan dengan mengklik beberapa tombol seperti yang digambarkan pada gambar 2
dibagian bawah, atau dengan cara yang lain seperti menekan tuts pada keyboard secara
bersamaan misalnya Ctrl+F (first), Ctrl+N (next), Ctrl+P (previous) dan Ctrl+S (save).
Sub-menu region adalah untuk menentukan luasan area yang akan dipantau, batasan area
pantauan digambarkan dengan dua garis kuning diantara sedangkan luasan area yang
dapat dipantau digambarkan dengan kotak yang berwarna merah seperti yang ditunjukkan
pada gambar 2 dibagian bawah. Untuk memperbesar area pemantauan bisa dilakukan
dengan menekan tuts pada keyboard seperti Ctrl + X (untuk memperbesar area kearah
horizontal atau sumbu X) dan Ctrl + Y (untuk memperbesar area kearah vertikal atau
sumbu Y).
Sub-menu view adalah sub-menu yang menampilkan informasi tentang data satelit
tersebut, sedangkan sub-menu help adalah sub-menu yang menampilkan informasi yang
berkaitan dengan orbit plan.
Pada menu help terdapat sub-menu yang digunakan untuk melihat umur dari data orbit
satelit yang digunakan. Umur dari data satelit yang digunakan akan berpengaruh pada
citra yang akan ditangkap, semakin baru data orbit yang digunakan akan memberikan
hasil yang baik sehingga akan lebih memudahkan dalam geokoreksi citra atau
memudahkan proses Map move. Umur dari data orbit satelit yang direkomendasikan
adalah kurang dari 14 hari atau sebelum dua minggu.
Data orbit satelit atau dikenal dengan Two Line Element (TLE) dapat diperoleh secara
bebas dengan mengakses pada alamat situs internet.