Rabu, 11 Maret 2009

Cara Mengaksese Satelit NOOA






Satelit seri NOAA milik Amerika Serikat telah berevolusi dari beberapa peluncuran

untuk percobaan dan operasional, yang dimulai dengan peluncuran TIROS I pada tanggal

1 April 1960. NOAA adalah singkatan dari nama sebuah departemen pemerintah

Amerika yang bertanggung jawab atas pengendalian program diatas (the National

Oceanic and Atmospheric Administration). Satelit seri TIROS N/NOAA diperkenalkan

pada tahun 1978 dan berkembang ke generasi yang lebih maju dimulai dengan NOAA 8.

Status dari satelit-satelit tersebut terdapat pada daftar dibawah ini:

Program NOAA bertujuan untuk memberikan masukan yang mencakup seluruh bumi

secara berkesinambungan untuk membantu dalam membuat prakiraan dan pemantauan

cuaca. Akan tetapi, oleh organisasi-organisasi yang terdapat diseluruh dunia, data primer

seringkali dimanfaatkan untuk aplikasi sumber daya alam lainnya. Termasuk pemetaan

distribusi hujan salju, pemantauan terhadap banjir, pemetaan vegetasi, analisa

kelembaban tanah secara regional, pemetaan distribusi bahan bakar yang menyebabkan

kebakaran liar (wildfire fuel mapping), pendeteksian kebakaran, pemantauan badai gurun

dan macam-macam aplikasi yang berkenaan dengan gejala geografis, misalnya gunung

api meletus.


Data yang diperlukan oleh FFPCP diambil dengan sensor AVHRR (Advanced Very High

Resolution Radiometer) yang terpasang di satelit seri NOAA sejak NOAA 6, sedangkan

pada saat ini hanya NOAA 12 dan 14 memberikan data yang dapat dipergunakan untuk

pemantauan vegetasi dan pendeteksian kebakaran. Data dari NOAA 15 dan 16 akan

ditambahkan, bila piranti lunak untuk pengolahan data pendeteksian kebakaran dan

pemantauan vegetasi telah tersedia.

Perencanaan Orbit dan Penangkapan

Data Citra Satelit NOAA



Seperti yang telah dijelaskan pada bab yang terdahulu bahwa NOM tidak digunakan

dalam menangkap citra dari satelit NOAA, tetapi NOM hanya dapat digunakan dalam

membantu menginterpretasikan data citra satelit NOAA, sedangkan untuk melakukan

penangkapan citra NOAA tentunya digunakan piranti lunak yang lain seperti piranti

lunak NOAA Capture.


Beberapa fungsi dari piranti lunak NOAA seperti untuk menampilkan, memproses dan

menginterpretasikan citra NOAA sehingga menghasilkan koordinat titik api, mengexport

dan mengimport citra NOAA, tidak akan dibahas lagi pada lampiran ini, karena hal

tersebut telah digantikan atau telah dijabarkan pada NOM. Sedangkan beberapa fungsi

dari piranti lunak NOAA lainnya seperti untuk melakukan perencanaan dan

memperbaharui data orbit satelit serta untuk mengkalibrasikan antena akan diuraikan

seperti yang di bawah ini.


Untuk memulai menggunakan piranti lunak NOAA, dapat dilakukan dengan hal seperti

biasanya yaitu dengan mengklik tombol Start lalu pilih Programs dan pilih NOAA. Pada

menu NOAA ini mempunyai beberapa pilihan sub-menu yang salah satunya adalah orbit

plan . Hal ini seperti yang ditunjukkan pada gambar

Perencanaan Orbit (Orbit Plan)



Menu orbit plan adalah menu yang berfungsi dalam melaksanakan rencana penangkapan

data satelit NOAA yang melintas pada suatu area. Rencana penangkapan data satelit ini

bisa dilakukan sampai beberapa hari kedepan dan rencana penagkapan tersebut akan

tersimpan pada menu orbit plan. Menu orbit plan ini seperti yang ditunjukkan pada

gambar 2 dibagian atas.

Menu orbit plan terdiri dari beberapa sub-menu seperti Orbit, region, view dan Help.

Pada sub-menu orbit dapat dilakukan rencana penagkapan yang pertama (first), rencana

penangkapan selanjutnya (next) atau rencana penangkapan sebelumnya (previous) dan

menyimpan rencana penagkapan (save). Untuk mengaktipkan sub-menu ini, bisa juga

dilakukan dengan mengklik beberapa tombol seperti yang digambarkan pada gambar 2

dibagian bawah, atau dengan cara yang lain seperti menekan tuts pada keyboard secara

bersamaan misalnya Ctrl+F (first), Ctrl+N (next), Ctrl+P (previous) dan Ctrl+S (save).


Sub-menu region adalah untuk menentukan luasan area yang akan dipantau, batasan area

pantauan digambarkan dengan dua garis kuning diantara sedangkan luasan area yang

dapat dipantau digambarkan dengan kotak yang berwarna merah seperti yang ditunjukkan

pada gambar 2 dibagian bawah. Untuk memperbesar area pemantauan bisa dilakukan

dengan menekan tuts pada keyboard seperti Ctrl + X (untuk memperbesar area kearah





horizontal atau sumbu X) dan Ctrl + Y (untuk memperbesar area kearah vertikal atau

sumbu Y).


Sub-menu view adalah sub-menu yang menampilkan informasi tentang data satelit

tersebut, sedangkan sub-menu help adalah sub-menu yang menampilkan informasi yang

berkaitan dengan orbit plan.


Pada menu help terdapat sub-menu yang digunakan untuk melihat umur dari data orbit

satelit yang digunakan. Umur dari data satelit yang digunakan akan berpengaruh pada

citra yang akan ditangkap, semakin baru data orbit yang digunakan akan memberikan

hasil yang baik sehingga akan lebih memudahkan dalam geokoreksi citra atau

memudahkan proses Map move. Umur dari data orbit satelit yang direkomendasikan

adalah kurang dari 14 hari atau sebelum dua minggu.


Data orbit satelit atau dikenal dengan Two Line Element (TLE) dapat diperoleh secara

bebas dengan mengakses pada alamat situs internet.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar